Balas Budi Ibu, Gao Qinbao Kunyah dan Suapi Makanan dari Mulutnya
Saking cintanya dengan sang ibu yang kini lumpuh, seorang bocah berusia 2 tahun selalu berada di sampingnya. Bahkan bocah bernama Gao Qinbao suka mengunyahkan makanan untuk sang ibu yang tak bisa mencerna makanan kasar, dan langsung menyuapinya dari mulut.
Mungkin bocah laki-laki itu begitu senang melihat sang ibu yang kembali sadar setelah koma selama 2 tahun. Dan dengan cara itulah mungkin yang ia bisa lakukan saat ini.
Zhang Rongxiang mengalami koma pasca kecelakaan yang dialaminya di Shuyang county, Provinsi Jiangsu, China pada 3 tahun lalu. Ketika itu ia sedang hamil, namun dokter yang merawatnya mengatakan Zhang tak bisa pulih. Jadi dokter hanya menunggu janin dalam kandungan Zhang berkembang hingga bisa dikeluarkan dari rahimnya.
Selama 5 bulan ke depan, suami Zhang yakni Gao Dejin merawatnya di rumah. Lalu petugas medis yang mampu melakukan operasi caesar untuknya datang, dan melakukan operasi untuk mengelurakan Gao Qianbo dari rahimnya.
Beruntung, sang bayi bisa diselamatkan meski lahir dengan proses caesar. Ia juga sama sekali tak mengalami trauma pasca-kecelakaan yang dialami sang ibu.
Sejak saat itulah, Gao Qianbo menghabiskan waktunya di samping tempat tidur sang ibu.
Saat usia Gao Qianbo 2 tahun, dokter yang memeriksanya Zhang heran karena melihat pasiennya terbangun dari tidur panjangnya saat mendengar suara buah hatinya pada bulan Mei tahun ini. Lalu setelahnya, Zhang pun hidup normal meski tak bisa mencerna makanan dalam bentuk padat. Ia juga tak bisa mengunyah makanannya sendiri.
Untuk menghindari makanan seperti bubur rumah sakit, ia diberi makanan biasa yang Gao Qianbo kunyah hingga lembut dan disuapinya ke mulut sang ibu.
Pemandangan itu tentu mengharukan siapa saja yang melihatnya. Bagaimana bisa bocah sekecil itu bisa melakukannya tanpa bantuan?
Pengabdiannya kepada sang ibu tertangkap kamera untuk pertama kalinya, sejak Zhang Rongxiang terbangun dari keadaan cacat.
Sejauh ini, Zhang dan keluarga kecilnya bertahan hidup dengan bantuan pemerintah dan dukungan para kerabat serta teman-teman yang baik hati.
Para Pekerja Ini Menangis Menjawab Pertanyaan Tentang Ibunya
Kehidupan merupakan suatu proses dari masa kanak-kanak yang kesehariannya dipenuhi dengan belajar dan bermain, hingga masa dewasa yang bergelut dengan dunia kerja. Ketika berada di masa dewasa kemampuan mencari nafkah membuat seseorang tidak lagi bergantung kepada orang tua, sehingga terkadang membuatnya lupa kepada mereka karena kesibukannya.
Hal ini terbukti dari sebuah video yang dibuat oleh sebuah restoran di Thailand yang menggunakan pekerjanya sebagai peserta untuk mengisi kuesioner seputar kehidupan mereka.
Pertanyaan berawal tentang berapa hari mereka bekerja dalam sebulan dan terlihat mereka tidak sulit menjawab pertanyaan yang diajukan. Sampai tiba pada pertanyaan sederhana namun terlihat sulit bagi mereka menjawabnya, yaitu ketika mereka ditanya tentang ibunya. Dan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikutnya, mereka tulis dengan deraian air mata.
Kesulitan mereka dimulai pada pertanyaan "Apa topik pembicaraan terakhir dengan ibu Anda?", mereka terlihat berusaha keras kembali mengingat tema percakapan terakhir yang mereka lakukan bersama ibunya.
Dan pertanyaan dimana mereka tak mampu lagi membendung air matanya adalah "Pernahkah anda mengatakan kepadanya bahwa anda mencintainya?" Hingga ke pertanyaan-pertanyaan selanjutnya yang semakin menyayat hati.
Sepertinya inilah potret dari sebagian kehidupan dalam sebuah keluarga. Dimana seorang anak hampir melupakan orang tua mereka yang selama ini rela mempertaruhkan apa saja demi anak-anaknya.
Terkadang seorang anak malah malu dengan kesederhanaan ibu mereka. Padahal dibalik kesederhanaan tersebut, justru sebuah pengorbanan orang tua agar anaknya mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari mereka terutama pendidikan anak-anaknya.
Video ini mengingatkan agar kita selalu mencintai orang tua kita. Selagi mereka masih hidup bahagiakanlah mereka, bukan dengan materi melainkan dengan perhatian dan kasih sayang. Seperti halnya rasa cinta mereka yang tidak pernah berhenti sampai akhir hayatnya.
Bertemu Di Alam Mimpi Dengannya Yang Telah Tiada
Bertemu di alam mimpi dengannya yg telah tiada: Bertahun-tahun tidak bertemu kerinduanku telah terbayarkan meski hanya sebatas mimpi.
Bismillah .. Kisah ini merupakan kisah nyata yang saya alami, saya punya pacar ketika saya Kuliah semester pertama di bangku kuliahku teknik arsitektur, kami begitu dekat, dia seorang yang sangat baik, seorang wanita yang sangat saya sayangi, begitu juga dia kepada saya, berselang 2 Tahun kemudian, ketika diperjalanan menuju sebuah kota, dia pergi sendirian menggunakan motor bebek yang sering dia pakai kemana-mana.
Sebelum berangkat dia sempat sms "aku pergi ya, jaga diri baik-baik" nanti aku kabarin kalo udah sampe sana, ternyata hari itu dan sms itu merupakan sms terakhir dia untuk saya.
Hari naas itu terjadi pada dirinya, tidak lama dari berangkat sekitar 30 menit diperjalanan dirinya kecelakaan, sebuah mobil melaju kencang merempet, dia terseret sekitar 10 meter dan terdapat luka besar dibagian kepala, saya pun tidak tau itu terjadi, dengan tenangnya saya masih sempat sms dia setelah kecelakaan, dengan bercanda, "iya aku tunggu kamu sampai, hati-hati dan baik, jangan lupa kasih kabar ya".
Sudah larut malam tidak ada kabar sedikitpun dari dirinya, saya bingung harus melakukan apa, saya coba main belakang, itu karena rasa prustasi saya yang sudah berlebihan.
Keesokan harinya saya mencoba menelponnya pagi-pagi buta, handphonenya masih saja tidak aktif, saya pasrah kemudian saya berpikir mungkin chargenya tertinggal.
Dia yang waktu itu sudah dibawa kerumah sakit terdekat blom sadarkan diri, disaat saya bertanya dimanakah dia ?
Siang itu menjelang, saya mencoba jalan-jalan untuk refreshing, tidak lama kemudian ada suara sms di handphoneku, yang berisikan "adik imam, reina sudah pergi",. itu merupakan sms dari kakaknya yang sudah akrab dengan saya.
saya pun menjawab sms itu dengan simple "iya mbak aku sudah tau kok, kemeren kan dia pergi".
disaat saya sedang duduk bersama teman teman, tidak lama handphone kembali bersuara, ada sms balesan dari kakaknya, "imam reina sudah pergi, dan dia pergi untuk selamanya". saya kemudian lemas dengan harapan kalo pergi untuk selamanya bukan meninggal melainkan pindah rumah.
saya langsung menelpon, ketika diangkat tidak ada sedikitpun percakapan, selain saya mendengar raung tangisan yang sejadi jadinya. tidak lama saya pingsan.
Saya pun sudah sadar ketika saya sudah dirumah, saya tidak tau apa yang terjadi, yang saya tau hanya saya ingin bertemu reina, saya langsung pergi kerumahnya malam itu, saya melihat sudah ramai orang orang berpeci, saya masih sempat bingung apa yang terjadi, ketika saya masuk, saya melihat sebujur mayat di tengah tengah ruangan tamu rumah itu. saya terhenyak, dan saya dengan sekejab mendekat,saya bertanya kepada orang-orang, siapa yang meninggal, dan mereka mengatakn reina,saya berteriak sejadi-jadinya, saya melihat wajah reina yang terdapat goresan-goresan luka, saya tidak bisa membayangkan lemahnya saya saat itu.
Seseorang yang sudah sangat lama saya kenal pergi untuk selamanya,saya sadar kematian bisa kepada siapapun, saya, anda dan siapapun, sesuai kehendak dan waktunya.
3 Tahun berselang, saya berulang kali mimpi tentang dirinya, terakhir 5 hari yang lalu tepat tanggal 15 oktober saya kembali bermimpi, mimpi yang menyadarkan saya betapa sayang dia kepada saya, dan menyadarkan saya bahwa apa yang harus kita lakukan di dunia ini lebih baik.
Dalam mimpi itu, saya bermimpi seperti nyata dan benar-benar terlihat nya, kami bertemu di depan kampus, saya bercerita-cerita, didalam mimpi itu saya sadar bahwa dirinya sudah meninggal, saya bilang sudah lama kita tidak bertemu ya, "iya sudah hampir 3 tahun ini" jawabnya, saya kangen kamu timpal kembali jawaban saya.
Saya bertanya, selama 3 tahun didalam kubur apa yang kamu lakukan, Dia menjawab dengan santai, tapi ternyata ini adalah peringatan besar untuk saya, dan anda, jawabannya sangat sederhana " mam kalo saya ceritakan apa yang terjadi kepada saya selama 3 tahun didalam kuburan, tidak akan ada lagi kejahatan di dunia".
Siksaan dan hukuman yang tidak pernah dibayangkan orang yang masih hidup, dan kamu berbuat sebaik mungkin sebelum ajal dan meninggal seperti aku.
Aku pengen hidup sehari saja untuk memperbaiki semua kesalahan aku.
itu kalimat ucapan reina yang membuat jantung saya langsung berdetak.
Tidak lama dalam mimpi itu dia mau pamit dan pergi, dan yang saya sangat herankan seperti sebuah kenyataan, ini seperti reka ulang 3 tahun yang lalu, dia pamit seperti disaat saat kematiannya, dia bilang baik-baik ya, jaga diri, dia pergi menggunakan motor dan pakaian yang sama pada saat kecelakaan, aku bilang, aku mau ikut, aku tidak mau kamu pergi, gak usah ikut aku. tidak lama dia pergi, aku kejar dan dia telah menghilang.
saya tersadar dari tidur dan disaat saya tersadar, tubuh langsung merinding, tapi sangat segar tidak seperti biasanya, saya berpikir mungkin mimpi itu membawa saya kedalam alam lain, karena konon 1 hari di dunia, perbandingannya sekian kali lipat di alam sana.
Sampai saat ini saya masih saya masih sangat terpikir dengan pesan-pesannya, bahwa betapa menyesalnya kita bila kita tidak berbuat sebaik mungkin di dunia, karena kita tidak tau ketika kita sudah meninggal, apa yang akan terjadi dialam sana, semoga dengan cerita saya ini bisa menggugah kita.
Mari kita menabung amal ibadah kita dari sekarang, karena ketika kita mati sudah tidak ada kesempatan lagi.
Menikah Tanpa Cinta: Menunggu Hari Disaat Kau Mencintaiku
Berikut adalah tentang kisah nyata seorang teman. Sebut saja Ani, seorang wanita muda berusia sekitar 23 tahun-an. Berprofesi sebagai SPG disalah satu toko. Ani berasal dari kampung di Lampung. Sudah lumayan berkeliling dari satu kota ke kota lain di pulau Jawa ini untuk mencari rejeki dan mencari pengalaman hidup. Kehidupannya tergolong biasa- biasa saja, dengan berbekal agama yang kental, Ani menjalani kehidupannya yang hampir sesuai dengan norma- norma yang berlaku tanpa mengikuti kehidupan abal- abal lainnya.
Dalam pekerjaannya, Ani termasuk berprestasi baik. Dia bahkan dipercaya oleh bos dan diminta untuk mengajari ke pegawai baru atau dipindahkan ke tempat baru hanya untuk memberi pelatihan. Sedangkan untuk kehidupan cintanya, ada sesuatu yang berbeda dari kisahnya. Jatuh cinta kepada atasan adalah cerita umum yang sering kita dengar. Mereka kemudian saling mencintai dan tidak ada halangan yang berarti. Tapi akhir cerita cinta itu adalah mereka harus pisah, karena si cowok , notabene adalah atasannya, selingkuh dan terpaksa harus menikah dengan orang lain. Ya.. Married by Accident. Kisahnya ditutup sampai disini.
Apapun yang sudah terjadi, toh .. hidup tetap harus berjalan. Dengan kisah hidup seperti apapun, kehidupan tetap berjalan tanpa kamu bisa memberi satu alasanpun. Begitu juga dengan Ani, yang akhirnya berhasil melewati hari- hari yang kurang menyenangkan pasca kisah cintanya yang tidak berhasil.
Banyak pepatah yang bilang, kalau jodoh tidak akan lari kemana. Jika sudah ditakdirkan, tidak akan bisa dielakkan lagi. Mungkin begitulah kehidupan cinta selanjutnya bagi Ani. Tidak tahu bagaimana awal ceritanya, bisa kenalan dengan cowok ini, sebut Anto. Menurut Ani, Anto itu cowok biasa saja, tidak tampan, pendek, tidak ada yang spesial, bahkan tidak ada kriteria cowok yang Ani sukai dari seorang Anto.
Kenyataan saat ini, Ani dan Anto adalah sepasang suami istri sah secara hukum dan agama. Tapi hanya berdasarkan cinta bertepuk sebelah tangan. Ani sama sekali tidak ada cinta, tidak ada rasa sayang , bahkan rasa suka terhadap suaminya ini saja tidak ada. Aneh.. tapi nyata... Parahnya, orangtua Ani belum pernah kenal Anto dan keluarganya ( bukan kerabat keluarga ), dan mereka merestui pernikahan itu. Dan waktu ijab kabul , Ani tidak ada senyumnya layaknya calon pengantin pada umumnya, Ani dengan mata bengkak akibat menangis semalaman , TERPAKSA melewati prosesi pernikahannya.
Sudah beribu kali menjelaskan pada suaminya, semasa mereka masih berteman ( bukan pacaran ) , sudah beribu alasan dikatakan kepada suaminya dan sudah berjuta kalimat pedas yang tidak mengenakkan hati sengaja diberikan kepada Anto. Tapi tetap saja, itu tidak mengurungkan niat Anto. Dengan berbagai cara, dengan segala upaya sudah dilakukan hanya untuk menghindari Anto. Tidak juga berhasil dan tidak mematahkan semangat dan rasa cinta sepihak yang luar biasa besarnya dari Anto ke Ani. Bahkan Ani rela berhenti bekerja dan pulang ke kampung.
Sekarang, sudah 6 bulan lebih, mereka melewati kehidupan berumah tangga. Selama itu jugalah, menurut Ani, kehidupannya kosong dan tidak ada arti. Terjebak dalam kehidupan yang tidak diinginkannya. Tidak pernah ada percakapan yang berarti antara suami istri baru itu, tidak pernah ngobrol, tidak pernah makan bareng, yang ada hanya dingin, datar dan tidak ada keindahan seperti keluarga baru lainnya. Dan , untuk urusan malam pertama atau malam - malam lainnya, TIDAK ADA. Iya.. tidak ada hubungan intim suami istri yang terjadi. Sampai sekarang ini.
Anto, sang suami, rela berkorban segalanya, sanggup menghadapi dan hidup bersama dengan wanita yang tidak mencintainya. Dia rela menunggu segalanya, menunggu kesiapan dari sang istri, menunggu cintanya, menunggu, dan sabar menunggu. Dia bahkan pernah berujar, akan membuat sang istri jatuh cinta kepadanya, dan yakin hari itu akan tiba.
Dengan tekadnya yang bulat, dengan rasa cintanya yang tinggi dan nekat, Anto membawa orangtuanya datang secara tiba-tiba kerumah Ani untuk melamar. Dan keluarga Ani yang tidak tahu secara pasti kehidupan cinta sang anak, merestui itu semua. Baru belakangan ini, mereka tau kenyataan hidup yang dilewati Ani. Tidak ada cinta, tidak ada rasa. Itu karena hanya karena keluarga Ani mementingkan budaya kuno, mementingkan nama baik dan aib keluarga.
Inilah hidup. Banyak sekali cerita kehidupan yang terjadi. Tidak tahu , harus bagaimana menjalani hidup seperti yang dialami Ani. Yang membuat aku heran, keluarganya Ani, padahal mereka bukan keluarga kerabat kok, bukan keluarga yang sudah saling kenal. Tidak ada hutang piutang, tidak ada hutang budi dan sebagainya. Tapi inilah kehidupan yang harus dijalani Ani , untuk saat ini dan entah akan sampai kapan? Baginya, sudah tidak tahan lagi. Saya mendoakan , semoga suatu hari, jika memang kehendak Tuhan, pintu hati Ani dibuka dan bisa menerima cinta dan kasih sayang dari Anto. Amin...
With Love,
KISAH NYATA : Kecanduan seks: Aku sudah berhubungan intim dengan 370 lelaki
Tidak semua wanita dapat menikmati kehidupan seksualnya. Tapi hal itu tampaknya tidak berlaku bagi Seyi Kolade. Bagaimana tidak, hampir setiap hari perempuan ini berhubungan seks. Kecanduan seks bahkan membuatnya tidur dengan 370 lelaki.
"Kecanduan seks sudah mengambil hidup saya," jelas Seyi Kolade (35)
Seyi mulai mengenal seks di usia 13 tahun. Sejak usia 17 tahun, ia sudah mulai ketergantungan tidur dengan lelaki. Bahkan saat umurnya 19 tahun, ia sudah tidur dengan 40 laki-laki dan bila dihitung hingga sekarang ia sudah bercinta dengan 370 lelaki.
Sebagai pecandu seks, ia melakukan seks hampir setiap hari selama 13 tahun. Gonta-ganti pasangan tentu menempatkannya dalam bahaya besar. Kecanduan seks membuat hidupnya hancur, ia terinfeksi penyakit menular seksual (PMS), diusir dari rumah dan dua kali aborsi. Seperti kecanduan lainnya, kecanduan seks membuat orang menjadi egois, rela merusak diri sendiri, menyebabkan depresi, tapi tidak bisa membebaskan diri.
"Saya kehilangan keperawanan ketika saya baru berusia 13 tahun dengan pacar pertama saya. Saya terkejut ketika saya hamil. Saya melahirkan di usia 14 tahun. Ini adalah waktu yang sangat sulit," akunya.
Setelah melahirkan di usia remaja, putri pertamanya dirawat di pelayanan sosial. Ia pun harus keluar dari rumah di usia 16 tahun bersama anaknya. Saat itu, ia merasa sangat kesepian. Pindah ke rumah asosiasi, Seyi yang baru berusia 17 tahun kemudian bertemu pria lagi. Ia kemudian mulai menggunakan seks untuk menggantikan perasaan sepi.
Tapi rutin bercinta dengan satu pria ternyata tak jua mengusir rasa sepinya. Ia pun mencari kesenangan dengan berselingkuh, pergi ke bar dan mencari pria lain setidaknya sekali seminggu. Seyi bercinta dengan pria asing atau sengaja mengatur pertemuan dengan pria lain secara teratur.
"Aku butuh seks dan setelah itu lega. Ketika saya tidak bisa berhubungan seks kepercayaan diri saya akan menurun, saya merasa jelek, marah dan frustrasi, merasa tidak layak dan perlu memperbaiki diri sesegera mungkin," kata Seyi.
Sayangnya, di usia 17 tahun ia kembali hamil anak kedua. Setelah melahirkan ia mencoba untuk setia dengan satu pasangan, bercinta empat sampai lima kali sehari, tapi nyatanya setia adalah hal yang sulit dilakukan Seyi. Seyi masih saja gonta-ganti pasangan. Akibatnya, lagi-lagi dia hamil.
"Saya tidak tahu bayi siapa itu jadi saya tidak memberitahu Paul. Saya ingin hubungan kami baik, tapi kami berpisah ketika saya berusia 19 tahun," kenangnya.
Patah hati membuat kecanduan seksnya menjadi semakin liar. Satu-satunya obat untuk mengusir rasa sepinya adalah seks. Ia bisa melakukan seks dengan lima sampai enam orang dalam sehari, bahkan dengan pria asing.
Di usia 22 tahun, Seyi sudah terinfeksi Chlamydia dua kali. Tapi itu tak juga membuatnya jera melakukan seks dengan banyak pria. Ia bahkan kembali hamil di usia 26 tahun, tanpa tahu benih siapa yang menjadi ayah dari anak yang dikandungnya. Merasa tak lagi punya pilihan, ia akhirnya melakukan aborsi hingga dua kali.
Pada usia 30 tahun, Seyi telah mencapai titik dasar dan membutuhkan pertolongan. Ia telah mengikuti berbagai program terapi kecanduan seks untuk menghentikan kebiasaan buruknya. Selama 4 tahun terapi, kini ia bahkan sudah siap membantu orang lain yang mengalami kondisi serupa.
"Kecanduan seks adalah sesuatu yang mengasosiasikan orang dengan pria, tapi itu telah mengambil hidup saya selama lebih dari 13 tahun. Itu adalah keinginan dan rasa takut ketika saya tidak bisa mendapatkannya," ujarnya.
Ia kini sudah dilatih sebagai pembicara inspirasional. Pada lokakarya dan seminar ia bisa membantu orang lain memahami apa yang dimaksud kecanduan seks, dari mana asalnya dan bagaimana pemulihannya. Seyi mengaku tak lagi berhubungan seks.
"Menjadi selibat (orang yang tidak berhubungan seks) telah memberi hidup saya kembali. Saya ingin membantu orang lain melakukan hal yang sama," tutupnya.
(Kisah Nyata) Perjuangan Cinta Seorang Istri Sejati
Buat kalian para Suami, para Istri maupun para calon suami istri, perlu kalian tau bahwa ini adalah satu kisah ‘tragis’ dalam kehidupan berumah-tangga. Saya yakin kalian nanti pasti akan menyesal dan terpaksa membaca ulang dari awal jika melewatkan satu kalimat saja dalam kisah ini dan semoga kita bisa mendapat pelajaran dari kisah ini.
Seluruhnya bermula dari suatu rumah elegan di pinggiran desa, yang mana hiduplah di sana sepasang suami istri, sebut saja Pak Andre serta Bu Rina.
Pak Andre yaitu anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedang Bu Rina yaitu anak orang umum. Akan tetapi ke-2 orangtua Pak Andre, sangatlah menyayangi menantu hanya satu itu. Lantaran terkecuali rajin, taat serta patuh melaksanakan ibadah, Bu Rina juga telah tak mempunyai saudara serta orangtua lagi. Mereka seluruhnya jadi salah satu korban gempa satu tahun lebih waktu lalu.
Sepintas orang melihat, mereka yaitu pasangan yang sangatlah serasi. Beberapa tetangganya juga tahu bagaimanakah mereka dahulu meniti usaha dari kecil untuk meraih kehidupan mapan seperti saat ini. Sayangnya, pasangan itu belum komplit.
Dalam kurun saat sepuluh th. umur pernikahannya, mereka belum juga dikaruniai seseorang anakpun. Mengakibatkan Pak Andre putus harapan sampai walaupun masih tetap sangatlah cinta, dia punya niat untuk menceraikan sang istri, yang dia anggap tak dapat memberi keturunan juga sebagai penerus generasi. Sesudah lewat perbincangan sengit, dengan sangatlah sedih serta duka yang mendalam, pada akhirnya Bu Rina juga menyerah pada ketentuan suaminya untuk terus bercerai.
Sembari menahan perasaan yg tidak menentu, suami istri itupun mengemukakan gagasan perceraian itu pada orang tuanya. Orang tuanya juga menentang keras, sangatlah tak sepakat, namun nampaknya ketentuan Pak Andre telah bulat. Dia terus bakal menceraikan Bu Rina.
Sesudah berdebat cukup lama serta alot, pada akhirnya dengan berat hati ke-2 orangtua itu menyepakati perceraian itu dengan satu prasyarat, yakni supaya perceraian itu juga diadakan dalam suatu pesta yang sama besar seperti besarnya pesta waktu mereka menikah dahulu. Lantaran tidak mau mengecewakan ke-2 orang tuanya, jadi kriteria itu juga di setujui.
Sekian hari lalu, pesta diadakan. Saya berani sumpah bahwa itu yaitu suatu pesta yang sangatlah tak membahagiakan untuk siapa saja yang ada. Pak Andre terlihat tertekan, stres serta selalu menenggak minuman mengandung alkohol hingga mabuk serta sempoyongan. Sesaat Bu Rina terlihat selalu melamun serta sesekali menyeka air mata nelangsa di pipinya. Di sela mabuknya itu mendadak Pak Andre berdiri tegap serta berkata lantang,
“Istriku, waktu anda pergi nanti… ambillah saja serta bawalah dan seluruhnya barang bernilai atau apa pun itu yang anda sukai serta anda sayangi sampai kini..! ”
Sesudah berkata sekian, selang beberapa saat ia makin mabuk serta pada akhirnya tidak sadarkan diri.
Esok harinya, selesai pesta, Pak Andre terbangun dengan kepala yang masih tetap berdenyut-denyut berat. Dia terasa asing dengan situasi di sekitarnya, tidak banyak yang dikenalnya terkecuali satu. Rina istrinya, yang masih tetap sangatlah ia cintai, sosok yang sepanjang bertahun-tahun ini temani hidupnya.
Jadi, dia juga lantas ajukan pertanyaan,
“Ada dimakah saya..? Kelihatannya ini bukanlah kamar kita..? Apakah saya masih tetap mabuk serta punya mimpi..? Tolong terangkan…”
Bu Rina juga lantas memandang suaminya penuh cinta, serta dengan mata berkaca dia menjawab,
“Suamiku… ini dirumah peninggalan orang tuaku, serta mereka itu beberapa tetangga. Kemaren anda katakan di depan kebanyakan orang bahwa saya bisa membawa apa sajakah yang saya ingin serta saya sayangi. Serta butuh kamu paham.kamu mengerti, didunia ini tak ada satu barangpun yang bernilai serta saya cintai dengan sepenuh hati terkecuali anda. Oleh karena itu anda saat ini kubawa dan dimanapun saya pergi. Ingat, anda telah berjanji dalam pesta itu..! ”
Dengan perasaan terperanjat sesudah tertegun sesaat serta sebentar tersadar, Pak Andre juga lantas bangun serta lalu memeluk istrinya erat serta cukup lama sembari terdiam. Bu Rina juga cuma dapat pasrah tanpa ada dapat membalas pelukannya. Ia biarlah ke-2 tangannya terus lemas, lurus sejajar dengan badan kurusnya.
“Maafkan saya istriku, saya sungguh bodoh serta tak mengerti bahwa nyatanya sebegitu dalamnya cintamu untuk aku. Hingga walaupun saya sudah menyakitimu serta punya niat menceraikanmu sekalipun, anda tetap masih ingin membawa dan diriku bersamamu dalam situasi apapun…”
Ke-2 suami istri itupun pada akhirnya ikhlas berpelukan serta sama-sama bertangisan melampiaskan penyesalannya semasing. Mereka pada akhirnya mengikat janji (lagi) berdua untuk terus sama-sama menyukai sampai ajal memisahkannya.
Tahukah kalian, apa yang bisa kita tekuni dari cerita diatas?
Bila menurut Kang Sugeng sih begini, maksud paling utama dari suatu pernikahan itu tidak cuma untuk membuahkan keturunan, walau disadari memperoleh buah hati itu yaitu idaman tiap-tiap pasangan suami istri, namun sesungguhnya ada banyak beberapa hal lain anyg juga butuh diselami dalam kehidupan berumah-tangga.
Karenanya terasa kita butuh beri kesegaran kembali maksud kita dalam menikah yakni peneguhan janji sepasang suami istri untuk sama-sama menyukai, sama-sama melindungi baik dalam situasi sukai ataupun duka. Lewat kesadaran itu, apa pun keadaan rumah tangga yang kita lakoni bakal temukan satu jalan keluar. Karena sistem temukan jalan keluar dengan berlandaskan kasih sayang saat hadapi suatu permasalahan, sesungguhnya adalah salah satu kunci keselarasan rumah tangga kita.
“Harta dalam rumah tangga itu tidaklah terdapat dari banyak tumpukan materi yang dipunyai, tetapi dari rasa kasih sayang serta cinta pasangan suami istri yang ada dalam keluarga itu. Jadi jagalah harta keluarga yg sangatlah bernilai itu..! ”
Kisah Nyata, Kakek Tua Ini Bernyanyi Hingga Sang Istri Mati
Kamu yang tidak percaya dengan adanya cinta sejati harus menonton video berjudul “Man sing to 93 years old dying wife” ini. Di video ini kamu akan melihat sebuah kisah nyata yang dialami oleh kakek tua bernama Howard (92 tahun), yang dengan tegarnya ia terus bernyanyi untuk sang istri, Laura (93 tahun) yang sedang sekarat di rumah sakit.
Lagu yang Howard nyanyikan berjudul “You’ll Never Know”. Saat itulah kamu akan melihat bagaimana Howard tetap berdiri tegap meski kakinya mungkin sudah tak kuat lagi. “You’ll never know just how much I miss you, you’ll never know just how much I care, and if I tried, I still Couldn’t hide my love for you,” itulah sepenggal lirik yang dinyanyikan oleh Howard untuk sang istri.
Dengan nada suara terbata-bata dan sangat pelan Laura sesekali mengucapkan “I love you” untuk Howard, pria yang ia kenal sejak Perang Dunia II. Ya, demi cinta sejatinya itu Howard yang sudah tak sanggup menahan air mata pun akhirnya menangis, meskipun terus berusaha untuk tetap bernyanyi.
Video berdurasi 3 setengah menit ini di filmkan langsung oleh cucu Laura dan Howard yang bernama Erin Solari. Erin memposting video tersebut pada tanggal 12 September lalu dan hingga kini video itu telah ditonton sebanyak 3,2 juta kali. Kamu yang penasaran melihat bagaimana Howard, si kakek tua yang setia bernyanyi untuk sang istri hingga menjemput ajal, bisa menonton video di bawah ini.
Kisah Nyata Alex Kurniawan Dan Kehidupan Seks Bebas
Ketidakharmonisan di antara kedua orang-tuanya juga keterikatannya dalam menonton film porno sejak kecil membuat hidup Alex Kurniawan menjadi kacau. Kekecewaannya terhadap hidup yang dijalani membuat Alex melampiaskannya ke dunia malam. Minuman keras, obat-obatan terlarang dan seks bebas menjadi konsumsinya. Namun apakah dirinya tahan dengan keadaan itu? Inilah kisah nyata Alex Kurniawan dan Kehidupan Seks Bebas.
"Pertama kali saya berhubungan dengan wanita, saya sudah mulai merasa mengapa kok gagal. Kedua, tidak bisa. Ketiga lalu keempat. Makin hari melakukan saya semakin merasa ketakutan. Semakin bertanya-tanya apa yang terjadi di dalam kelemahan saya. Saya tidak bisa melakukan hubungan seksual membuat saya begitu terikat, begitu ketakutan, begitu membuat saya kecewa dengan diri saya sendiri.
Sampai saya merasa hidup ini sudah tidak ada arti. Saya tidak bisa sekali-kali menikmati hubungan seksual dengan benar. Tidak bisa mencapai yang namanya klimaks," Alex mengungkapkan rasa frustrasinya ketika menyadari bahwa kepriaannya sulit untuk berfungsi.
Dampak dari kebiasaan buruk tersebut, Alex berkisah, "Ketika kita melihat wanita yang cantik sedikit saja, kita ingin melakukan sesuatu. Dan kita melakukannya dengan onani. Dan kadang sehari bisa beberapa kali."
Seiring pertumbuhannya ketidakharmonisan di antara kedua orang-tuanya menambah runyam dalam kehidupan Alex. Ia tidak betah di rumah dan ia lebih senang untuk menghabiskan waktunya dengan teman-teman di luar. "Benar-benar saya tidak betah di rumah."
Untuk melampiaskan kekecewaannya, Alex terjun pada kehidupan yang begitu liar. Dunia malam, ekstasi, mabuk, dan seks senantiasa menghiasi hari-harinya. "Saya ingin membuktikan diri saja bahwa saya bisa melakukan hubungan seksual," kisah Alex mengenai alasannya mengapa ia melakukan pergaulan bebas.
Tidak dapat menerima kenyataan yang sesungguhnya, Alex bahkan mengkonsumsi obat-obatan. "Akhirnya saya memakai obat kuat. Ketika saya minum, tidak ada sesuatu yang hebat terjadi pun tidak ada. Malahan, muka saya jadi merah, jadi panas, telinga rasanya terbakar. Detak jantung menjadi kencang. Tidak ada kepuasan yang saya temukan," ungkap Alex.
Hidup Alex sudah begitu hambar, ia bahkan melakukan pernikahan tanpa tujuan yang berarti. "Buat saya pernikahan itu tidak ada di dalam pikiran saya, yang ada ya punya anak saja. Saya menikah itu ya sudah tanpa cinta, jadi, saya malas untuk menatap mata istri saya. Timbul rasa kebencian dalam diri saya terhadapnya, tak tahu mengapa. Dengar suaranya saja saya benci," ujar Alex mengenai rasa sebal dalam dirinya yang sebenarnya dikarenakan ketidaksanggupan dirinya membahagiakan istrinya.
Bahkan malam pertamanya saja yang seharusnya menjadi malam yang begitu indah, justru menjadi malam yang begitu dingin dan hambar. Hari demi hari, kehidupan rumah tangga mereka pun diwarnai kehidupan seks yang semakin dingin.
"Sampai-sampai saya lebih senang untuk bermain keluar. Karena jika dengan wanita lain saya yang dipuaskan, sedangkan bersama istri saya harus memuaskan dia. Dan saya tidak sanggup," ungkap Alex.
Kemelut rumah tangga mereka pun semakin rumit. Demi menutupi kelemahannya, Alex justru semakin menyudutkan istrinya. Bagi Alex, kepuasan hanya mengenai fisik semata. Jiwanya pun kering, tak ada lagi kehangatan yang tersisa.
"Bicara cinta, saya pikir, saya sudah tidak ada lagi rasa cinta. Ketika saya masuk ke dunia hiburan malam, yang namanya cinta itu saya lupa. Saya kehilangan apa yang namanya cinta, yang ada hanyalah nafsu," kisah Alex.
Liskania, istri Alex, juga berkisah, "Ada masalah sedikit saja, itu bisa membuat kami tidak saling berbicara sehari dua hari. Apalagi jika masuk kamar, bisa diam-diaman saja. Masing-masing balik badan sendiri-sendiri. Setelah menikah, ya berbeda, kadang kita berbicara itu tidak dihiraukan olehnya."
Petualangan seksnya di luar rumah pun semakin liar dan menjadi-jadi. Dalam pikirannya yang ada hanya seks. Ia melakukannya pun tanpa pelindung. Ia berpikir mau mati karena penyakit ya, silahkan saja, yang penting ia bisa melakukannya.
Petualangan seksualnya demi mencapai kepuasan fisik hampir menyita seluruh fokus hidupnya. Bahkan bisnis yang selama ini ia jalani, ikut terenggut seperti kepriaannya.
"Bisnis gagal, hubungan seksual gagal, semua gagal. Itulah momen yang paling hancur, itulah titik yang paling parah yang tidak ada obatnya. Tak ada satu manusia pun yang bisa menolong saya. Disitulah titik yang paling frustrasi," kisah Alex mengenai semua kegagalan yang ia alami.
Alex pun sudah merasakan titik terendah dalam hidupnya dimana ia merasa ia tidak bisa bangkit lagi. Dan pada titik terendah dalam hidupnya tersebut, melalui ajakan seorang teman, Alex duduk dalam sebuah pertemuan yang menjadi penentu bagaimana ia menjalani akan masa depannya. Pada saat itulah, Alex dikejutkan dalam sebuah pengalaman spiritual yang membuatnya begitu terheran-heran.
"Daripada saya bengong, saya tundukkan kepala berdoa Doa Bapa Kami. Tiba-tiba bayangan hitam berdiri besar di samping saya. Bahunya terangkat, kelihatan sangat sedih. Saya melihat dan bertanya-tanya. Ketika bayangan hitam itu datang dan mendekat, disitu saya baru disadarkan bahwa saya berdosa. Saya selama ini berpikir bahwa saya benar, ternyata saya baru disadarkan bahwa saya salah. Disitu saya bisa menangis sejadi-jadinya, saya tidak tahu bahwa air mata saya bisa ditahan," ungkap Alex.
Penyesalan demi penyesalan menyelimuti Alex, linangan air mata pun menjadi saksinya. "Bayangan hitam itu memeluk saya menunjukkan kasihnya. Saya merasakan bahwa saya sudah hancur, tidak berdaya, tak ada artinya... Tetapi Tuhan menerima saya. Benar-benar saya datang dalam kondisi yang parah, yang secara manusia sudah tidak ada harapan, sudah tidak bisa bangkit lagi. Dan Tuhan pulihkan...," kisah Alex bagaimana Tuhan menunjukkan kasih-Nya bagi Alex.
Saat ini Alex telah lepas dari krisis keperkasaannya sebagai seorang pria yang telah lama membelenggunya. Kehidupan seks Alex dan istrinya kini telah dipulihkan. Rumah tangganya pun menjadi harmonis.
"Jika dulu melakukan seks itu seperti menonton video porno yang saya tonton. Tetapi sekarang saya melihat bahwa itu adalah hubungan intim suami-istri adalah kemuliaan bagi Tuhan. Itu adalah sesuatu yang sangat indah yang hanya bisa dinikmati yang melakukannya bukan dengan dasar nafsu. Tetapi ketika kita memulainya dengan ucapan syukur untuk kemuliaan Tuhan, kita menikmati itu sangat luar biasa," ungkap Alex mengenai bagaimana Tuhan memperbaharui kehidupan rumah tangganya.
Sumber Kesaksian:
Alex Kurniawan
"Pertama kali saya berhubungan dengan wanita, saya sudah mulai merasa mengapa kok gagal. Kedua, tidak bisa. Ketiga lalu keempat. Makin hari melakukan saya semakin merasa ketakutan. Semakin bertanya-tanya apa yang terjadi di dalam kelemahan saya. Saya tidak bisa melakukan hubungan seksual membuat saya begitu terikat, begitu ketakutan, begitu membuat saya kecewa dengan diri saya sendiri.
Sampai saya merasa hidup ini sudah tidak ada arti. Saya tidak bisa sekali-kali menikmati hubungan seksual dengan benar. Tidak bisa mencapai yang namanya klimaks," Alex mengungkapkan rasa frustrasinya ketika menyadari bahwa kepriaannya sulit untuk berfungsi.
Dampak dari kebiasaan buruk tersebut, Alex berkisah, "Ketika kita melihat wanita yang cantik sedikit saja, kita ingin melakukan sesuatu. Dan kita melakukannya dengan onani. Dan kadang sehari bisa beberapa kali."
Seiring pertumbuhannya ketidakharmonisan di antara kedua orang-tuanya menambah runyam dalam kehidupan Alex. Ia tidak betah di rumah dan ia lebih senang untuk menghabiskan waktunya dengan teman-teman di luar. "Benar-benar saya tidak betah di rumah."
Untuk melampiaskan kekecewaannya, Alex terjun pada kehidupan yang begitu liar. Dunia malam, ekstasi, mabuk, dan seks senantiasa menghiasi hari-harinya. "Saya ingin membuktikan diri saja bahwa saya bisa melakukan hubungan seksual," kisah Alex mengenai alasannya mengapa ia melakukan pergaulan bebas.
Tidak dapat menerima kenyataan yang sesungguhnya, Alex bahkan mengkonsumsi obat-obatan. "Akhirnya saya memakai obat kuat. Ketika saya minum, tidak ada sesuatu yang hebat terjadi pun tidak ada. Malahan, muka saya jadi merah, jadi panas, telinga rasanya terbakar. Detak jantung menjadi kencang. Tidak ada kepuasan yang saya temukan," ungkap Alex.
Hidup Alex sudah begitu hambar, ia bahkan melakukan pernikahan tanpa tujuan yang berarti. "Buat saya pernikahan itu tidak ada di dalam pikiran saya, yang ada ya punya anak saja. Saya menikah itu ya sudah tanpa cinta, jadi, saya malas untuk menatap mata istri saya. Timbul rasa kebencian dalam diri saya terhadapnya, tak tahu mengapa. Dengar suaranya saja saya benci," ujar Alex mengenai rasa sebal dalam dirinya yang sebenarnya dikarenakan ketidaksanggupan dirinya membahagiakan istrinya.
Bahkan malam pertamanya saja yang seharusnya menjadi malam yang begitu indah, justru menjadi malam yang begitu dingin dan hambar. Hari demi hari, kehidupan rumah tangga mereka pun diwarnai kehidupan seks yang semakin dingin.
"Sampai-sampai saya lebih senang untuk bermain keluar. Karena jika dengan wanita lain saya yang dipuaskan, sedangkan bersama istri saya harus memuaskan dia. Dan saya tidak sanggup," ungkap Alex.
Kemelut rumah tangga mereka pun semakin rumit. Demi menutupi kelemahannya, Alex justru semakin menyudutkan istrinya. Bagi Alex, kepuasan hanya mengenai fisik semata. Jiwanya pun kering, tak ada lagi kehangatan yang tersisa.
"Bicara cinta, saya pikir, saya sudah tidak ada lagi rasa cinta. Ketika saya masuk ke dunia hiburan malam, yang namanya cinta itu saya lupa. Saya kehilangan apa yang namanya cinta, yang ada hanyalah nafsu," kisah Alex.
Liskania, istri Alex, juga berkisah, "Ada masalah sedikit saja, itu bisa membuat kami tidak saling berbicara sehari dua hari. Apalagi jika masuk kamar, bisa diam-diaman saja. Masing-masing balik badan sendiri-sendiri. Setelah menikah, ya berbeda, kadang kita berbicara itu tidak dihiraukan olehnya."
Petualangan seksnya di luar rumah pun semakin liar dan menjadi-jadi. Dalam pikirannya yang ada hanya seks. Ia melakukannya pun tanpa pelindung. Ia berpikir mau mati karena penyakit ya, silahkan saja, yang penting ia bisa melakukannya.
Petualangan seksualnya demi mencapai kepuasan fisik hampir menyita seluruh fokus hidupnya. Bahkan bisnis yang selama ini ia jalani, ikut terenggut seperti kepriaannya.
"Bisnis gagal, hubungan seksual gagal, semua gagal. Itulah momen yang paling hancur, itulah titik yang paling parah yang tidak ada obatnya. Tak ada satu manusia pun yang bisa menolong saya. Disitulah titik yang paling frustrasi," kisah Alex mengenai semua kegagalan yang ia alami.
Alex pun sudah merasakan titik terendah dalam hidupnya dimana ia merasa ia tidak bisa bangkit lagi. Dan pada titik terendah dalam hidupnya tersebut, melalui ajakan seorang teman, Alex duduk dalam sebuah pertemuan yang menjadi penentu bagaimana ia menjalani akan masa depannya. Pada saat itulah, Alex dikejutkan dalam sebuah pengalaman spiritual yang membuatnya begitu terheran-heran.
"Daripada saya bengong, saya tundukkan kepala berdoa Doa Bapa Kami. Tiba-tiba bayangan hitam berdiri besar di samping saya. Bahunya terangkat, kelihatan sangat sedih. Saya melihat dan bertanya-tanya. Ketika bayangan hitam itu datang dan mendekat, disitu saya baru disadarkan bahwa saya berdosa. Saya selama ini berpikir bahwa saya benar, ternyata saya baru disadarkan bahwa saya salah. Disitu saya bisa menangis sejadi-jadinya, saya tidak tahu bahwa air mata saya bisa ditahan," ungkap Alex.
Penyesalan demi penyesalan menyelimuti Alex, linangan air mata pun menjadi saksinya. "Bayangan hitam itu memeluk saya menunjukkan kasihnya. Saya merasakan bahwa saya sudah hancur, tidak berdaya, tak ada artinya... Tetapi Tuhan menerima saya. Benar-benar saya datang dalam kondisi yang parah, yang secara manusia sudah tidak ada harapan, sudah tidak bisa bangkit lagi. Dan Tuhan pulihkan...," kisah Alex bagaimana Tuhan menunjukkan kasih-Nya bagi Alex.
Saat ini Alex telah lepas dari krisis keperkasaannya sebagai seorang pria yang telah lama membelenggunya. Kehidupan seks Alex dan istrinya kini telah dipulihkan. Rumah tangganya pun menjadi harmonis.
"Jika dulu melakukan seks itu seperti menonton video porno yang saya tonton. Tetapi sekarang saya melihat bahwa itu adalah hubungan intim suami-istri adalah kemuliaan bagi Tuhan. Itu adalah sesuatu yang sangat indah yang hanya bisa dinikmati yang melakukannya bukan dengan dasar nafsu. Tetapi ketika kita memulainya dengan ucapan syukur untuk kemuliaan Tuhan, kita menikmati itu sangat luar biasa," ungkap Alex mengenai bagaimana Tuhan memperbaharui kehidupan rumah tangganya.
Sumber Kesaksian:
Alex Kurniawan
Kisah Nyata Suami Yang Memiliki Istri Simpanan di Batam
Inilah kisah nyata saya, yang mungkin menarik bagi Anda semua. Saya seorang pria berusia 47 tahun, dan sudah menikah dengan istri saya selama 15 tahun. Kami mempunyai dua anak laki-laki, yaitu berusia 11 dan 13 tahun.
Istri saya seorang guru, sedangkan saya seorang insinyur. Kami terlihat cukup menikmati kehidupan sehari-hari. Mungkin tidak ada teman kami yang percaya dengan kisah nyata ini. Setiap Jum’at, kami sekeluarga makan malam di luar. Sedangkan setiap Sabtu, saya pergi ke Batam bermain golf dengan teman-teman dan kembali rumah pada Minggu malam.
Sebenarnya, setiap hari Sabtu saya tidak bermain golf dengan teman saya. Anak dan istri saya mengira demikian, padahal saya mengunjungi istri simpanan dan anak haram saya yang tinggal di Batam.
Tak seorang pun tahu tentang hal ini. Beginilah perjalanan kisah nyata yang saya alami.Tanpa kusadari, aku telah memiliki istri simpanan
Cinta di seberang lautan
Saya bertemu pertama kalinya dengan “Wati”, istri simpanan saya, ketika saya pergi ke Batam pada suatu akhir pekan untuk bersantai. Saat itu istri dan anak-anak pergi ke Malaysia untuk mengunjungi mertua saya.
Begitu mereka sudah naik mobil, saya langsung naik mobil ke terminal feri dan menuju Batam untuk memanjakan diri di akhir pekan. Di sana saya memutuskan untuk menikmati pijat kaki. Sebenarnya saya minta pemijat pria, tetapi satu-satunya pemijat yang sedang tidak sibuk adalah seorang gadis muda.
Ketika ia masuk ke ruangan, saya sudah tahu bahwa saya akan mendapat masalah. Dia cantik sekali. Dia tidak lebih dari 18 tahun. Setelah ia selesai memijat, saya bertanya sedikit tentang dirinya. Dengan gugup ia berkata kepada saya bahwa ia datang dari Jawa Timur ke Batam untuk menyambung hidup.
Keluarganya hanyalah kakaknya seorang.Keluarga tidak pernah tahu tentang keberadaan istri simpanan saya
Saya mengajaknya untuk makan malam, namun ia ragu-ragu. Akhirnya ia mau diajak makan malam setelah saya menjamin bahwa kami hanya makan malam saja, karena saya tidak mau makan seorang diri.
Saya memberinya uang tips cukup banyak lalu kembali ke hotel. Malam itu sekembalinya ke hotel, saya merasa seperti seorang remaja yang baru saja kencan pertama kalinya. Saya mampir ke toko di hotel untuk membeli sebuah coklat untuknya.
Ketika saya melakukan pertemuan kedua kalinya, saya tahu saya sudah jatuh cinta. Dia nampak terlalu cantik. Saya terus mencubit diri sendiri untuk menyadari apakah ini adalah mimpi. Kami mengobrol sambil menikmati minuman beralkohol. Kami saling bertukar informasi dan bercerita tentang masa lalu.
Saya bercerita tentang pekerjaan dan keluarga saya. Saya tidak mau merahasiakan apapun darinya. Saat itu saya melihat kekecewaan di matanya ketika saya menyebut istri dan anak saya. Setelah makan malam, kami menuju ke kamar saya dan saat itu kami melakukan hal yang mengubah hidup kami selanjutnya.
Kelahiran anak perempuan
Empat bulan kemudian, saya memutuskan untuk membelikannya rumah di Batam. Wati sudah menjadi istri simpanan saya. Beberapa bulan kemudian Wati melahirkan seorang anak perempuan cantik dengan kulit halus yang sama dengan mamanya.
Saya senang sekali karena saya sangat ingin seorang anak perempuan. Saat ini anak tersebut sudah berumur 5 tahun, dan Wati sedang mengandung anak kami yang kedua. Saya bukan hanya memiliki istri simpanan, tetapi memiliki 2 anak haram.
Saya mengunjungi Wati dan anak perempuan saya pada akhir pekan. Hingga saat ini istri saya tidak mengetahui kebohongan tentang golf dan segalanya berjalan mulus. Ia tidak pernah menyangka saya memiliki istri simpanana dan 2 anak haram.
Saya tetap menafkahi keluarga saya dan juga istri simpanan serta kedua anak kami di Batam. Watipun tidak perlu bekerja lagi. Saya mempunyai impian untuk hidup sampai akhir hayat saya bersama Wati, tetapi saya tidak pernah bisa mengatakan tentang istri simpanan ini kepada istri saya.
Meski Suamiku Sudah Meninggal, Aku, Putraku dan Dia Bisa Foto Bersama
Belum hilang kebahagiaan sebagai keluarga baru, yang sedang menantikan kelahiran sang buah hati, Stephanie Summers harus menerima kenyataan bahwa Taureen Summers suaminya telah menghadap Yang Maha Kuasa karena kecelakaan pesawat. Tentu saja hati Stephanie hancur lebur, ditambah saat itu ia sedang mengandung 5 bulan. Ia semakin sedih saat menyadari bahwa nanti meskipun anaknya sudah lahir, mereka tidak akan memiliki foto keluarga lengkap, karena sang ayah telah tiada.
Namun, siapa sangka impian Stephanie untuk memiliki foto keluarga dapat terwujud dengan bantuan fotografer Laura Gordillo, seperti yang diceritakan dalam goodhousekeeping.com. Sebelumnya, Laura adalah fotografer yang sama, yang mengambil foto wedding anniversary Stephanie dan Taureen, beberapa bulan sebelum kecelakaan pesawat terjadi.
"Stephanie ingin berfoto bersama Taureen dan putranya, di tempat yang sama dengan foto yang diambil saat wedding anniversary, bahkan dengan pakaian dan konsep yang sama. Ia dan putranya pun memakai pakaian dengan warna yang sama seperti yang dikenakan Taureen dulu," cerita Laura dalam akun Facebooknya. Laura pun menggabungkan kedua foto tersebut, sehingga tampak seperti Taureen sedang berdiri di samping istri dan putranya. Sosok Taureen dibuat agak samar-samar, dengan maksud menunjukkan bahwa ia telah tiada.
Saat melihat foto tersebut, Stephanie menangis terharu. Ia sangat gembira, karena impiannya memiliki foto keluarga telah terwujud. "Hatiku hancur melihat kenyataan ini namun sekaligus senang karena aku berhasil membuat foto ini," tutup Laura.
Hiks, sedih sekaligus bahagia juga dengan kisah ini. Karena suatu hal, kadang impian yang sangat sederhana sekalipun tidak dapat terwujud ..
Untuk Mendiang Istriku, Fotoku Bersama Putri Kita Adalah Bukti Aku Selalu Mencintaimu
Memang benar tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatan cinta, kecuali maut. Hal ini dibuktikan oleh kekuatan cinta yang dimiliki Rafael del Col pada istrinya yang telah tiada, Tatiane Valques, seperti yang dikisahkan dalam redbookmag.com.
Kepergian Tatiane karena kecelakaan mobil masih menyisakan luka mendalam di hati Rafael. Maski istrinya itu telah tiada, namun cintanya masih hidup dan bersemi di hati Rafael, serta putri kecil mereka nan cantik, Raisa. Agar Raisa yang baru berusia 3 tahun merasa dekat dengan ibu yang mungkin sudah tak diingatnya lagi, Rafael melakukan cara unik. Ia membuat ulang foto yang pernah ia lakukan dengan Tatiane, namun sosok Tatiane digantikan oleh Raisa, dengan pose yang sama. Penghargaan spesial untuk Tatiane.
"Aku sudah kehilangan istriku, dan sejak saat itu aku mengabdikan hidup untuk merawat Raisa putri kami. Dan aku yakin ini adalah keputusan paling tepat untuk menciptakan memori manis di benak Raisa tentang ibunya," tulis Rafael dalam blognya.
Dengan sinar kepolosan seorang anak kecil serta dengan ceria, Raisa berusaha mengikuti semua pose yang dulu pernah dilakukan ibunya. Mereka juga tidak lupa mengajak Raul, anjing yang dihadiahkan Rafael untuk raisa saat mereka mulai berkencan dulu.
"Saat Tatiane pergi, selain tanggung jawab besar atas putri kecilku, aku juga harus menanggung kehilangan mendalam atas kepergian seseorang yang sudah menjalani 10 tahun yang luar biasa denganku. Kini, aku sangat bersyukur karena keadaan mulai membaik. Raisa juga sehat, serta tumbuh dan berkembang dengan normal," tulisnya.
Setelah Aku Diperkosa dan Melahirkan, Ibu Tega Mengambil Uangku Untuk Menikah Lagi
Menjadi ibu paling muda di Inggris pada usia 12 tahun bukan pilihan Chantelle Jones. Pemerkosaan yang dia alami saat masih berusia 11 tahun membuat Chantelle melahirkan bayi di usia yang teramat muda. Belum selesai kesedihan yang dirasakan, Chantelle kembali menghadapi cobaan saat sang ibu menggunakan uangnya untuk menikah lagi. Inilah penuturan sedih sang gadis.
Sungguh tragis. Saat usianya baru 11 tahun, Chantelle Jones harus mengalami 2 kali pemerkosaan yang dilakukan oleh Russel Tovey, kekasih ibunya. Karena kejadian tersebut, pada tahun 2006 saat usianya menginjak 12 tahun, Chantelle melahirkan seorang putra, dan otomatis ia menjadi ibu paling muda di Inggris. Pemerkosaan yang dialami pada usia muda membuat Chantelle mendapatkan uang kompensasi sebesar 487 juta rupiah. Namun karena usianya masih di bawah umur, uang itu diserahkan pada Beverley Bale sang ibu.
Beverley pun memberikan 155 juta rupiah, hanya sebagian dari uang tersebut saat Chantelle berusia 18 tahun. Ia mengatakan bahwa sisa uang sebesar 332 juta rupiah akan diberikan saat chantelle berusia 21 tahun. Tahun ini, saat usianya memasuki 21 tahun, Chantelle terkejut luar biasa karena ia hanya menerima 44 juta rupiah. Sementara uang sebesar 221 juta rupiah dari uang kompensasi putri Chantelle itu diduga dipakai Beverly untuk biaya pesta pernikahan bersama kekasih barunya. Dan yang lebih mengejutkan lagi, yang memberikan pengakuan itu adalah Russel, pria yang memperkosa Chantelle.
Chantelle pun melaporkan kejadian tersebut pada pihak berwajib. "Ibu telah mengkhianati aku. Aku tidak hanya kehilangan masa remajaku, tapi aku juga telah kehilangan putraku dan uang kompensasi yang aku dapat," kata Chantelle. "Dia sudah menghancurkan hidupku. Aku sudah tidak ingin ada hubungan lagi dengannya."
Tak lama setelah melahirkan, Chantelle harus merelakan putranya untuk diadopsi keluarga lain. Hal ini ia lakukan karena bayinya tersebut selalu mengingatkan Chantelle pada Russel, pria yang memperkosanya.
Meski tidak bersedia memberikan keterangan apapun pada media, Beverly sempat tertangkap kamera saat mendatangi kantor pengadilan. Ia ditetapkan bersalah karena mencuri 228 juta uang kompensasi milik putrinya. Ia pun dihukum 16 bulan penjara, serta diminta bekerja selama total 150 jam tanpa dibayar. Melalui pengacaranya, Beverly mengaku sangat malu atas apa yang telah ia lakukan. Himpitan ekonomi membuatnya terpaksa menggunakan uang Chantelle untuk mencukupi kebutuhan hidup.
Sementara Russel sendiri telah divonis 11 tahun penjara sejak tahun 2006 lalu, karena telah memperkosa Chantelle 2 kali, antara bulan Mei hingga Juli 2005. Hakim menyebut perbuatannya sebagai "kejahatan murni". "Anda bukan hanya merampas masa remaja, namun juga sebagian dari masa kecilnya. Hal ini akan membawa pengaruh yang sangat besar pada sisa hidupnya. Sudah sangat jelas bahwa Anda kehilangan sikap moral Anda," kata hakim saat persidangan kala itu.
Himpitan ekonomi dan cinta nampaknya telah membutakan mata Beverly, hingga ia menikah dengan kekasih barunya menggunakan uang milik putrinya sendiri, dengan jumlah yang tidak tanggung-tanggung. Semoga setelah kejadian ini, Chantelle dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih bahagia bersama sang pujaan hati.
Tak Punya Kaki dan Yatim Piatu, Gadis Tangguh Bisa Hidup Mandiri dan Kuliah
Kuliah, masuk perguruan tinggi dan belajar bersama orang-orang pintar dari berbagai daerah adalah impian dari setiap orang. Dan ini juga salah satu impian saya sewaktu lulus SMA dulu, hehe. Jika mengingat masa kuliah, ada banyak kenangan manis dan juga kenangan pedih. Namun, ada beberapa sahabat di masa kuliah yang juga membuat saya terenyuh, termotivasi hingga terkagum-kagum padanya. Karena apa, karena semangatnya untuk tetap berjuang dan menggapai cita-cita dengan segala keterbatasan mereka begitu besar. Itulah yang membuat saya kagum pada mereka.
Berbicara mengenai perjuangan sahabat yang begitu keras di masa kuliah, rupanya, kali ini ada seorang gadis luar biasa yang justru berjuang lebih keras dan lebih menyentuh dalam hidupnya. Gadis tersebut bernama Wang Yuan, seorang gadis berusia 19 tahun asal Xinye, Nanyang, Tiongkok.Gadis ini adalah gadis luar biasa yang kini sedang menimba ilmu di perguruan tinggi setempat.
Apa sih yang membuat gadis ini istimewa? mungkin kita semua bertanya-tanya mengenai hal ini. Oke, Wang adalah gadis yang benar-benar istimewa dan luar biasa. Pada usia 6 tahun, Wang kehilangan kedua kakinya. Saat itu, ia mengalami kecelakaan mobil yang membuat keduanya kakinya harus diamputasi. Sungguh, peristiwa yang sangat menyedihkan di usianya yang masih belia.
Rupanya, kesedihan Wang tak berakhir di situ saja. Melihat kondisi buah hati yang cacat, sang ibu tak kuat dan memilih mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Sementara sang ayah, memilih meninggalkan Wang dan tak pernah kembali. Sejak saat itulah, Wang kecil dirawat oleh kakek dan neneknya. Kakek dan neneknya mengajarkan banyak hal dan mendorong Wang untuk mandiri.
Wang mengatakan :
"Jika saya lemah, mungkin hidup saya telah berakhir sejak dulu. Tapi, saya tak ingin menjadi wanita lemah, saya harus kuat dan saya harus memberikan yang terbaik untuk orang-orang di sekitar saya. Kakek saya mengatakan kepada saya bahwa keluarga saya tidak selamanya bisa membantu saya. Saya harus mandiri dan belajar menjadi pribadi yang lebih tegar."
Meski tak memiliki kaki, Wang tumbuh menjadi gadis yang mandiri dan tegar. Ia menyelesaikan pekerjaan rumah sendiri, menyelesaikan sekolah dasar, sekolah menengah dan sekolah menengah atas dengan baik. Wang adalah anak yang cerdas. Karena kecerdasan dan tekad yang kuat, ia pun diterima di sebuah perguruan tinggi melalui jalur beasiswa. Biaya pendidikan seluruhnya ditanggung oleh universitas. Ia bahkan mendapatkan uang saku bulanan sebesar 400 yuan atau setara 800 ribu rupiah setiap bulan dari universitas di mana ia belajar. Sungguh sangat mengesankan ya.
Teman Wang mengatakan
"Dia adalah gadis yang sangat optimis. Dia juga seorang gadis yang ramah, baik serta penuh semangat. Dia adalah gadis yang cerdas. Kami sangat kagum padanya. Kami banyak belajar darinya."
So Guys, bagaimana nih. Mengingat kita punya banyak kelebihan dibandingkan dengan Wang. Rasanya, akan sangat malu jika kita mudah menyerah dan mudah putus asa. Apalagi, jika saat kuliah sering bolos dan hanya main-main saja. Semoga Wang selalu bahagia dan ia mendapatkan segala sesuatu yang terbaik untuk hidupnya. :)
Foto Istri Tersenyum di Samping Jenazah Suami dan Kisah Menggetarkan Hati di Baliknya
Dalam sebuah foto yang diunggah di media sosial wanita bernama Eva Holland, terlihat seorang wanita dan dua anak sedang tersenyum di samping peti mati seorang pria. Awalnya, saya kira bahwa keluarga tersebut mungkin salah sambil foto. Saya juga mengira bahwa perempuan dan dua anak tersebut adalah orang-orang kejam. Namun, setelah mengetahui cerita si wanita yang tak lain adalah Eva si istri dari mayat pria di sampingnya, saya baru tahu bahwa mereka adalah orang baik. Bahkan bisa dikatakan sangat baik.
Eva dan kedua buah hatinya berfoto dengan ekspresi tersenyum di samping mayat suaminya karena keluarga itu bahagia. Eva mengaku bahwa dirinya sangat sayang dan mencintai suaminya. Baginya, suaminya adalah sahabat, teman, saudara, ayah dan pria yang benar-benar istimewa di hidupnya. Suaminya yakni Mike Settles (26), meninggal dunia pada 2 September 2015. Pria meninggal setelah kecanduan narkoba dan obat-obat terlarang lain.
Sebelumnya, pada Natal tahun kemarin, Mike baru saja keluar dari pusat rehabilitasi karena ia dinyatakan telah sembuh dari kecanduan. Sejak keluar dari pusat rehabilitasi, Mike memiliki kehidupan yang sehat. Ia sayang kepada istri, orang tua dan pastinya anak-anak. Tapi, beberapa bulan terakhir, ia kembali kecanduan obat terlarang hingga akhirnya ia pun harus menghembuskan nafas terakhir. Sebelum jasad sang suami dimakamkan, Eva dan kedua buah hatinya (Lucas dan Ava) memberanikan berfoto dengan tersenyum di samping mayat Mike. Foto ini diambil karena ia ingin menyampaikan pada semua orang tentang bahaya obat terlarang.
Di akun media sosialnya Eva menuliskan
"Saya yakin foto ini membuat banyak orang tidak nyaman. Namun, foto ini kami ambil untuk menunjukkan realitas kecanduan. Bagi kami, suami saya adalah segala-galanya. Kami sangat mencintainya dan begitupun dengan ia. Ia adalah pria yang baik, ia bahkan telah mencoba untuk menghentikan kebiasaannya dengan obat-obat terlarang. Ia telah berusaha keras untuk memiliki hidup sehat dan normal seperti orang lain pada umumnya. Saya sangat menghargai usahanya selama ini."
"Ia melakukan semuanya dengan begitu baik. Ia juga telah berhasil keluar dari kecanduan. Namun, beberapa bulan yang lalu ia mengonsumsi satu butir obat sakit gigi. Percaya atau tidak, obat inilah yang kembali membawanya ke jalur kecanduan. Ia mengatakan bahwa ia bisa mengatasinya. Sayang, akhirnya ia meninggal karena hal ini."
"Bagi saya, ia tak pernah salah. Ia adalah seseorang yang saya cintai sejak saya masih remaja. Saya telah bersamanya sejak 11 tahun yang lalu. Waktu menikah dengannya saya masih berusia 15 tahun. Tapi kami bahagia, apapun dan bagaimanapun ia. Ia adalah orang baik yang akan selalu ada di hati saya dan anak-anak. Di sini, saya hanya ingin berbagi cerita. Mengatakan pada semua orang bahwa obat terlarang begitu berbahaya. Saya harap cerita ini bisa membantu orang lain."
Guys, kisah yang menggetarkan hari dan cukup mengharukan. Semoga kisah ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk kita semua. Seindah dan senikmat apapun obat terlarang atau narkoba, ia tetap akan menjadi obat yang berbahaya dan bisa mengancam nyawa kita kapanpun serta di manapun. So, katakan tidak pada narkoba dan pastikan untuk selalu memiliki pola hidup yang sehat.
Calon Suamiku Terkena Kanker Stadium 3 Namun Aku Tetap Menikahinya, Inilah Cinta..
Pernikahan adalah gerbang menuju hubungan cinta yang lebih sakral dan mendewasakan. Ada banyak cobaan dan ujian untuk menguji kekuatan hati jelang hari bahagia tersebut. Laura mendapat cobaan itu, saat dia tahu bahwa calon suaminya mendapat diagnosa kanker stadium 3. Pada akhirnya, inilah jawaban Laura, hatinya tetap mantap menikah dengan pria yang dia cintai, dalam sehat dan sakit.
Sudah sejak 12 tahun yang lalu Laura and Steven Monks saling mengenal. Mereka berteman akrab selama sepuluh tahun, sebelum akhirnya menjalin hubungan yang lebih dekat. Pada tahun 2013, keduanya bertunangan, tepat 3 bulan setelah Lydia putri pertama mereka lahir. Sambil merancang pernikahan, keduanya mempersiapkan banyak hal. Termasuk menabung untuk membeli sebuah rumah kecil yang nyaman sebelum mereka menikah. Namun keadaan berubah saat Steven didiagnosis menderita kanker usus dan hati stadium 3.
Setelah Steven didiagnosis, mereka berdua pun segera mempercepat rencana pernikahan. "Kami menabung untuk membeli rumah. Kami hanya menginginkan hunian kecil yang nyaman. Namun keadaan berubah setelah Steven didiagnosis menderita kanker. Segera setelah kami tahu Steven sakit, kami pun ingin segera menikah. Kami ingin punya nama keluarga yang sama, dan berkumpul bersama sebagai sebuah keluarga," cerita Laura.
"Sudah bertahun-tahun kami mengisi hari-hari dengan menabung. Kami bahkan hanya pernah liburan sekali, karena kami lebih mementingkan tabungan. Steven seorang pekerja keras. Ia bekerja 6 hingga 7 hari dalam seminggu. Dia selalu berharap bisa punya waktu lebih untuk saya dan putrinya, tapi menabung juga selalu penting bagi kami. Kami selalu punya persiapan untuk kehidupan di tahun-tahun berikutnya. Meskipun begitu, kami sama sekali tidak siap dengan kenyataan bahwa Steven sakit," tambahnya.
"Singkat cerita, kami bertemu dengan seorang perawat yang menceritakan tentang sebuah lembaga amal yang disebut "Gift of a Wedding". Lembaga tersebut mengumpulkan donasi dari para pengusaha dan masyarakat umum, untuk orang-orang yang butuh segera menikah seperti kami. Mereka akan membantu kebutuhan seperti kue pernikahan, undangan, gaun, bahkan makeup. Aku pun tertarik, dan segera menelepon lembaga amal tersebut. Setelah mengisi aplikasi, beberapa hari kemudian aku dihubungi, dan mereka bilang bahwa rencana pernikahan kami disetujui. Maka hari-hari selanjutnya kami isi dengan kesibukan mempersiapkan pernikahan. Keluarga kami tidak percaya bahwa pernikahan akan terjadi secepat ini. Mereka bahkan tidak percaya lembaga amal semacam itu ternyata ada. Kami sangat berterima kasih karena mereka membuat impian kami menjadi kenyataan."
"Jadi, mereka mengunggah cerita tentang aku dan Steven di Facebook. Lalu banyak orang yang membacanya dan mereka ingin membantu kami. Semua bantuan itu diwujudkan dalam bentuk kue pernikahan, pesulap, dekorasi gedung, DJ, cokelat, bunga, souvenir pernikahan, fotografi, videografi, undangan, gaun pernikahan, wedding singer, mobil pengantin, dan banyak lagi lainnya. Kami tidak menyangka orang asing ternyata bisa sebaik itu."
Pernikahan mereka dihadiri oleh keluarga dan teman dekat, dan diselenggarakan di Manchester, Inggris. Laura tampil cantik dalam balutan gaun putih berbelahan rendah, dengan kerudung di kepalanya, dan rangkaian bunga kecil-kecil sebagai bucket. Sementara Steven mengenakan kemeja putih, jas dan celana biru gelap, serta dasi berwarna pink. Tak ketinggalan Lydia putri mereka tampak cantik dan imut dalam balutan gaun pink. Ia berperan sebagai flower girl dalam pernikahan orang tuanya.
"Steven kini sedang dalam perawatan. Kami tidak tahu seperti apa ke depannya, namun kebaikan hati orang-orang asing tersebut telah membuat hari pernikahan kami menjadi momen indah yang takkan terlupakan. Terima kasih ..."
Love always win. Melalui kisah ini, semakin jelas bahwa banyak orang yang rela berkorban demi cinta, meski itu cinta yang dimiliki pasangan lain. Demi melihat pasangan ini bahagia dalam pernikahan yang indah, banyak orang mau berpartisipasi untuk mewujudkannya. Semoga keindahan cinta selalu menaungi keluarga kecil ini, para donatur, dan pembaca semua.
Seandainya Malam Itu Aku Mencegahmu Mungkinkah Kamu Masih Hidup
Kita tak pernah bisa menyangka apalagi mengira kapan maut akan menjemput. Kita juga seringkali tak punya kuasa untuk mencegah sebuah kejadian buruk terjadi. Sebagai manusia biasa, kita tak bisa berharap segala sesuatunya berjalan sesuai dengan harapan dan keinginan kita.
Amy Chen, 16, tewas dalam sebuah kecelakaan mobil di Melbourne hari Jumat malam. Malam itu Amy pergi diam-diam dari asramanya untuk drag racing. Dan tak disangka, ia mengalami kecelakaan mobil parah dan nyawanya pun melayang.
Beberapa saat kemudian, ada sepucuk surat yang ditinggalkan di tempat kejadian perkara. Surat yang tersebut kuat dugaan dibuat oleh teman sekamar Amy yang berusia 21 tahun. Surat tersebut berisi curahan hati teman sekamar Amy serta penyesalannya karena malam itu tak berusaha mencegah Amy untuk mengikuti drag racing.
Surat yang ditulis dengan bahasa Mandarin itu berisi,
"Adikku tersayang,
Sampai detik ini aku masih belum percaya kamu pergi untuk selamanya. Bolehkah aku meminta maaf padamu? Karena saat kamu menyelinap pergi tengah malam itu untuk balapan, aku tidak meninggalkan pesan menyuruhmu pulang kembali seperti yang selama ini aku lakukan. Kupikir, seperti biasa kamu akan bersenang-senang untuk balapan dan segera pulang ke asrama.
Aku tak mengira aku mengizinkanmu dan pria itu balikan, dan tak menduga pria itulah yang merenggut nyawamu. Aku terus menangis sampai mataku sembab, menangis sampai serak suaraku.
Aku menyayangimu, adikku tersayang. Aku tak takut hantu ataupun gelap. Jika kamu merasa kesepian, kamu bisa datang menemuiku."
Tragedi nahas tersebut diduga terjadi karena mobil yang melaju dengan kecepatan 100km/jam sebelum akhirnya menghantam sebuah pohon. Amy tewas di tempat dan si sopir berada dalam kondisi kritis.
Guys, jadi pelajaran penting bagi kita semua untuk tak membahayakan nyawa sendiri melakukan aktivitas yang berisiko tinggi. Apalagi jika dilakukan tanpa standar keamanan yang jelas. Kita memang tak pernah tahu kapan ajal akan menjemput. Tapi kita semua punya pilihan untuk memilih dengan cara apa kita mengisi hidup kita.
Kakek 84 Tahun Nikahi Wanita 24 Tahun, Benarkah karena Cinta?
Kalau sudah cinta, usia bukan lagi halangan. Kalau hati sudah berbicara, apa kata orang tak perlu dipermasalahkan. Perasaan jatuh cinta pun merupakan hal yang personal bagi masing-masing orang.
Ivan Krasko, aktor Rusia berusia 84 tahun ini menikahi seorang wanita yang usianya 60 tahun lebih muda darinya. Ivan menikahi sang tunangan Natalia Shevel (24 tahun) dalam upacara pernikahan tertutup yang dihadiri oleh sahabat dan keluarga di St Petersburg. Meski banyak kritik yang ditujukan pada mereka, tapi pasangan yang sudah jadi suami istri ini memaparkan bahwa hubungannya merupakan "ikatan yang sudah ditakdirkan surga".
Mereka bertemu pertama kali ketika Ivan mengajar di universitas tempat Natalia belajar. Ayah enam anak ini pun bertemu dengan Natalia yang saat itu jadi muridnya. Sementara itu, Natalia sempat menuliskan puisi untuk Ivan dan hal itu membuat Ivan sangat terkesan.
Aktor yang telah membintangi ratusan film dan sudah menikah tiga kali ini mengatakan, "Setelah membaca tulisan Natalia, saya merasa menemukan lagi kepingan diri saya yang telah lama hilang. Rasanya seperti 'disistem ulang' dan sesuatu yang hilang dari saya akhirnya bisa kembali."
Sebelum upacara pernikahan berlangsung, pasangan ini mengungkapkan bahwa mereka tak pernah berpisah satu hari pun. Hm, jadi apakah mereka saling cinta? Ivan yang akan berusia 85 tahun dua minggu lagi mengatakan kalau pernikahannya yang sebelumnya lebih bersifat platonik (sepenuhnya spiritual, bebas dari nafsu berahi dan cinta), tapi pernikahannya kali ini lebih didasari karena mereka ingin membangun sebuah keluarga bersama sebab Ivan dan Natalia sama-sama ingin punya anak.
"Sebenarnya Natalie mencemaskan masa depan, tapi bagi saya ini adalah babak baru dalam kehidupan saya yang luar biasa," ungkap Ivan. Kakek tiga anak ini juga menjelaskan bahwa ia belum menemui keluarga Natalia meski Natalia sudah diperkenalkan pada putra-putranya.
Ketika seorang jurnalis menduga kalau pernikahan Ivan dan Natalia adalah karena Natalia ingin mencari batu loncatan untuk masalah kariernya. Menikahi seorang aktor terkenal pastilah memberi dampak besar pada kehidupan Natalia. Namun, Ivan menyanggah hal tersebut. Ivan mengatakan kalau Natalia baru-baru saja menganggur dan ia tak berencana untuk melejitkan kariernya. "Seorang aktor akan menjadi yang terbaik jika ia mau berusaha atas namanya sendiri dan membuat citra dirinya sendiri," kata Ivan.
Tak bisa dipungkiri akan banyak orang yang mengkritik pernikahan mereka. Tapi pada akhirnya semua kembali pada diri masing-masing, ya Guys. Love all, trust a few, do wrong to none. -William Shakespeare.
Makanan Buatanku Berhasil Mencuri Hati Pria yang Kini Jadi Suamiku
Jodoh pasti sudah diatur oleh Tuhan. Cinta pasti memihak kepada dua insan yang saling mencintai. Saat bertemu dengan seseorang yang klik dengan Anda, tentu saja perasaan mengalir begitu saja. Seperti Juliana Yu, yang merasakan klik dengan kekasih pada saat itu.
Saat berpacaran wanita kelahiran 29 November ini mengaku berhasil memikat kekasihnya dengan membuat makanan yang lezat. Dari situlah benih cinta tumbuh diantara mereka berdua. Dan kini usia pernikahan telah berjalan selama 16 tahun lamanya.
"Suami saya termasuk tidak bisa memasak, dia tipikal orang yang nggak banyak cerita, selalu baca buku, dia tipe mendengar banyak kasih masukan dan lebih dewasa. Banyak hal kita bisa saling mengisi," cerita Juliana saat ditemui di klinik kecantikan miliknya di Thamrin Jakarta Pusat belum lama ini.
Sampai saat ini, sang suami masih sering sekali bercanda tentang roti udang yang dulu pernah Juliana buatkan saat masa pacaran. "Saya suka buatkan adonan udang pakai potongan roti kasih cincangan bawang daging, itu memori. Dia tahu saya bisa masak, dan saya menangin dia karena berhasil isi perut dia," tambahnya.
Sampai saat ini, permintaan suami tetap ada untuk membuat makanan yang penuh memori tersebut. Memang wanita berambut panjang ini disibukkan dengan pekerjaannya sebagai seorang dokter, namun ia tidak melupakan tugasnya sebagai seorang ibu dan istri, yaitu memasak dan mengurus keluarga kecilnya.
"Sebisa mungkin harus ada waktu bersama keluarga. Entah itu di rumah atau keluar rumah, hari Minggu harus bersama, quality time itu penting," ucap Juliana.
Bagi ibu dua anak tersebut, peran wanita itu penting di semua aspek. Dan semua berawal dari pengertian. Memang tidaklah mudah membentuk suatu keluarga, tapi pernikahan itu harus mempunyai tujuan.
"Memasuki dunia pernikahan janganlah saling mencurigai, memasuki pernikahan harus punya komitmen. Tidak boleh ada kebohongan karena tidak berujung dengan baik. Tidak ada manusia yang sempurna tapi kita harus selalu berusaha menjadi yang terbaik," tutup Juliana memberikan tips. Buat Anda yang sedang bersiap membangun rumah tangga, tips dari Juliana ini bisa Anda jadikan bekal yang sangat penting. Semoga kita semua bisa memiliki pasangan yang terbaik di hidup ini, ya Guys.
Gadis Cantik Bunuh Diri Dengan Step By Step di Instagram Karena Putus Cinta
Putus cinta memang berat rasanya, separuh jiwa rasanya pergi. Bagi para wanita, putus cinta adalah fase yang cukup berat untuk dilalui. Sebagian berhasil move on, sebagian berpikir untuk bunuh diri dan benar-benar melakukannya, seperti gadis cantik ini.
Dilansir oleh chinasmack.com, seorang gadis dengan akun Instagram bernama @JojoTsai1012 membuat banyak orang miris sekaligus prihatin. Dalam Instagram tersebut, sang gadis yang berasal dari negara China memposting sinyal bahwa dirinya akan melakukan bunuh diri karena tidak tahan dengan hidupnya setelah putus dari sang pacar. Siapa sangka, postingan foto dan curhatnya tidak sekedar cari perhatian, karena sang gadis benar-benar bunuh diri dengan melompat dari apartemennya.
Beberapa postingan tulisan dalam foto-foto Instagramnya antara lain:
"Ternyata semua mimpi buruk ini adalah nyata. Semua yang aku mimpikan benar-benar terjadi. Tapi ternyata aku buta dan bodoh, sampai akhirnya aku curiga dan semua sudah terlambat. Aku tidak pernah melakukan hal buruk selama hidup, namun kenapa aku hidup dalam siksaan. Hidupku sangat sengsara beberapa hari terakhir. Aku ingin melupakan semua ini, untuk mengendalikan suasana hati saya dan tidak akan menangis lagi setiap malam. Semua ini tidak adil untukku, aku sudah tidak tahan."
Dalam postingan lain, @JojoTsai1012 menuliskan cerita bahwa 12 hari setelah putus, dia sudah bisa jalan-jalan dengan temannya dan menikmati hidup seperti biasa. Dia juga bercerita bahwa mantan pacarnya lebih kaya dibanding dirinya, begitu tampan dan baik. Sang gadis juga bercerita bahwa ibu mantan pacarnya tidak setuju dengan hubungan mereka dan tidak akan merestui pernikahan mereka.
"Semua ini tidak akan bisa aku lupakan, tidak akan pernah bisa, kecuali kalau aku mati." - jojotsai1012
Demikian curhat patah hati dan kemurungan @JojoTsai1012 yang terasa sudah putus asa dengan hidupnya. Dalam beberapa foto lain, @JojoTsai1012 menuliskan sinyal dirinya akan bunuh diri. Lihatlah beberapa kutipan sinyal itu di foto yang dia posting dalam akun Instagram @JojoTsai1012.
"Setelah aku mati, aku akan menghantuimu siang dan malam. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi." - jojotsai1012.
XOXO Aku Mencintaimu. - jojotsai1012
"Biarlah semua terbakar, agar semua benda ini melayang seperti debu di udara" - jojotsai1012
Dalam foto di atas, tidak ada keterangan apapun. Namun diduga dari jendela inilah @JojoTsai1012 melompat dan bunuh diri.
Sungguh tragis dan menyedihkan. Salah satu akun di Instagram dengan nama @yin727 membenarkan bahwa kejadian ini nyata.
"Ini nyata, kami tinggal di gedung yang sama, dia meninggal Sabtu pagi (seminggu yang lalu)."
Kejadian yang sangat menyedihkan. Banyak orang menyebut peristiwa ini sebagai cara yang bodoh untuk mengakhiri hidup. Tapi kita sendiri tidak pernah tahu seberapa dalam luka yang dialami oleh gadis cantik ini. Apapun alasannya, semoga @JojoTsai1012 mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Sementara itu, bagi Anda yang mengalami masalah yang sama, love your life, love yourself.
Langganan:
Komentar (Atom)





























